Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
blog-img-10

Posted by : Administrator

Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun Berdiferensiasi : Wujudkan Evaluasi yang Inklusif dan Bermakna

Sidoarjo, 2 Juni 2025 — SMP Islam As Sakinah sukses melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) untuk Tahun Ajaran 2024/2025 dengan pendekatan berdiferensiasi, yang mencakup tes tulis, tes praktik, dan proyek. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 2 hingga 10 Juni 2025 dan diikuti oleh seluruh siswa kelas VII dan VIII.Pelaksanaan ASAT berdiferensiasi merupakan bentuk penerapan Kurikulum Merdeka, di mana penilaian tidak hanya berfokus pada aspek kognitif melalui tes tulis, tetapi juga keterampilan dan kreativitas siswa melalui praktik dan proyek.

“Model asesmen ini bertujuan untuk memberikan ruang kepada siswa dalam mengekspresikan kemampuannya secara lebih luas. Ada siswa yang unggul dalam teori, ada juga yang lebih menonjol saat praktik atau kerja proyek. Semua punya kesempatan yang adil untuk menunjukkan kompetensinya,” ujar Ustadzah Khusniyatus Syifa', S.Pd., Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum.

Beragam Bentuk Penilaian yang Diterapkan:

  1. Tes Tulis: Tes tulis tersedia untuk semua mata pelajaran. Asesmen dilakukan melalui soal uraian berbasis pemikiran kritis. Peserta didik yang berminat untuk melakukan tes tulis bisa memilih mapel tertentu untuk mengikuti asesmen secara tertulis dengan cara online.
  2. Tes Praktik: Tes praktik tersedia untuk semua mata pelajaran. Siswa diminta menampilkan kemampuan langsung seperti gerakan senam, memainkan alat musik, atau membuat produk kerajinan. Siswa yang berminat di tes praktik bisa memilih mapel yang sesuai.
  3. Proyek: Proyek tersedia untuk semua mata pelajaran. Siswa mengerjakan tugas berbasis riset dan kerja kelompok, seperti membuat video presentasi, poster kampanye, dan laporan hasil observasi. Siswa yang berminat di tes proyek bisa memilih mapel yang sesuai.Salah satu siswa kelas VIII, Kenzie Javas Aradhana, mengungkapkan bahwa dirinya merasa lebih semangat menghadapi asesmen karena tidak hanya duduk mengerjakan soal.“Saya bisa menunjukkan kemampuan saya dalam membuat proyek kelompok dan kerja langsung. Jadi rasanya tidak membosankan seperti ujian biasa,” katanya.

Kepala Sekolah, Ustadzah Anis Faridatun Chasanah, S.Pd.., juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif guru dalam merancang asesmen yang variatif dan bermakna.“Kami mendorong guru untuk tidak terpaku pada ujian tulis semata. Penilaian yang bermakna dan kontekstual justru memberi pengalaman belajar yang lebih dalam bagi siswa,” jelas beliau.

Langkah SelanjutnyaSetelah ASAT, sekolah akan melaksanakan analisis hasil belajar, serta memberikan remedial dan pengayaan bagi siswa yang belum mencapai tujuan pembelajaran. Kegiatan penutup tahun ajaran akan diakhiri dengan pembagian rapor yang dijadwalkan pada 21 Juni 2025.

Dengan model asesmen berdiferensiasi ini, SMP Islam As Sakinah menegaskan komitmennya untuk membangun budaya belajar yang adil, aktif, dan menghargai keberagaman potensi siswa.